Yang Tidak Sempat
Aku ingin pulang
tapi rumah sudah berubah menjadi kenangan
yang tidak bisa kupeluk.
Di meja makan,
masih ada kursi yang kosong,
seolah seseorang hanya pergi sebentar—
padahal kita tahu
ia tidak akan kembali.
Aku mengingat suaramu
bukan dari kata-kata,
tapi dari jeda
yang dulu sering kuabaikan.
Maaf,
adalah kata yang paling berat
ketika tidak ada lagi
yang bisa mendengarnya.
Dan kini aku hidup
dengan hal-hal yang tidak sempat:
pelukan yang ditunda,
telepon yang tidak jadi,
dan cinta
yang terlalu lama kusimpan.
---
Komentar
Posting Komentar