Aku Mencintaimu Tapi Tuhan Lebih Dulu Memanggilku Pulang

Bab 6: Dua Arah yang Berbeda


Hari-hari berikutnya tidak lagi sederhana.

Ada Nayara.

Ada Alika.

Dan di tengah itu… ada aku.

Dimas hanya berkata:

“Kadang hidup tidak memberi pilihan mudah… tapi tetap memaksa kita memilih.”

---

Aku bertemu Nayara.

“Nayara…”

“Iya, Raka?”

“Apa seseorang yang pergi… pantas diperjuangkan lagi saat kembali?”

Dia menatapku.

“Bisa.”

“Tapi tidak semua yang kembali… layak diperjuangkan.”

Aku diam.

Dia tidak bertanya lebih jauh.

Dan justru itu… membuatku berpikir lebih dalam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yang Tidak Sempat

Yang Tidak Pernah Pulang/Bab-2

Nyawa yang Menulis